13 June 2023 17:11 WIB

By Ayu Phramesti

199 Views

5 Tanda-Tanda Skin Barriermu Terganggu

Skin barrier sering menjadi bahan perbincangan karena orang-orang mulai menyadari pentingnya menjaga pertahanan kulit. Dengan memperkuat skin barrier,  maka kerusakan dan masalah kulit lebih lanjut dapat dicegah, serta menjaga kulit tetap sehat dan bercahaya. Ketika skin barrier terganggu, kulit dapat mengalami dehidrasi, kemerahan, sensitivitas, dan masalah kulit lainnya sehingga banyak ahli kecantikan dan dermatologis yang sering menekankan pentingnya skin barrier.

Skin barrier atau lapisan kulit teratas (stratum korneum) adalah garis pertahanan pertama tubuh yang melindungi dari faktor-faktor eksternal yang merusak seperti iklim, polusi, sinar UV, bahan kimia, dan gangguan fisik lainnya. Skin barrier juga  berfungsi untuk menahan air dan mengunci kelembapan sehingga kulit tetap terhidrasi dan tidak kering. 

Kerusakan kecil pada struktur kulit menyebabkan hilangnya kelembapan dan memudahkan masuknya iritan berbahaya. Ketika terjadi kerusakan barrier, kulit menjadi lebih mudah dimasuki berbagai bahan iritan, dan ketika iritasi ini secara konsisten menembus skin barrier, maka dapat memicu peradangan yang berbahaya.

Reaksi yang menandakan skin barrier terganggu cenderung muncul dengan cepat sebagai gejala ringan dan dapat menjadi lebih jelas dan parah apabila skin barrier tidak dipulihkan.

Berikut adalah beberapa tanda-tanda ketika skin barrier tidak berfungsi secara optimal:

1. Iritasi, peradangan, kemerahan, dan ruam

Dengan melemahnya mekanisme perlindungan diri, skin barrier yang terganggu menyebabkan iritasi dan peradangan yang dapat menyebabkan bekas luka dan hiperpigmentasi, kemerahan, dan bahkan ruam. Skin barrier yang terganggu juga bisa menjadi awal dari dermatitis kontak, rosacea, dan gangguan kulit lainnya.

2. Kekeringan dan dehidrasi yang ekstrim

Ketika kulit menjadi sangat kering karena kehilangan air, dan kulit terkelupas atau bahkan pecah-pecah mulai terlihat,  zat asing berbahaya dapat dengan mudah menembus skin barrier. Hal tersebut menyebabkan kerusakan lebih lanjut pada lapisan kulit yang lebih dalam karena terjadi kerusakan protein struktural seperti kolagen dan elastin.

3. Tekstur tidak rata

Tekstur kasar dan tidak rata sering menyertai saat skin barrier terganggu. Kulit juga biasanya menjadi terlihat kusam karena cahaya yang sampai di kulit tidak dapat dipantulkan dengan baik.

4. Kulit sensitif dan gatal

Hal ini sejalan dengan terjadinya pengelupasan kulit dan cenderung muncul ketika terjadi gangguan skin barrier. Umumnya gejala ini bersifat sementara dan akan membaik ketika fungsi skin barrier kembali normal. Kerapuhan kulit yang terjadi ketika fungsi skin barrier terganggu membuat kulit menjadi lebih sensitif. Hal ini dapat dirasakan ketika yang awalnya menggunkan produk skincare tidak ada masalah kemudian kulit merasakan sensasi perih saat menggunakan produk yang sama.

5. Proses penyembuhan luka yang lebih lama

Jika sesuatu sekecil luka atau goresan membutuhkan waktu lebih lama untuk sembuh dari biasanya, hal tersebut dapat menjadi pertanda bahwa skin barrier sedang terganggu. Dengan berkurangnya kelembapan pada kulit dan melemahnya kemampuan regeneratif, kemampuan penyembuhan luka alami kulit menjadi lebih lambat dan kurang efektif.

Jika kamu memiliki beberapa keluhan di atas, jangan khawatir karena  Complex Soothing Power Actives yang terkandung pada seluruh Produk Touch Me Beauty New Formula telah diformulasikan untuk dapat menjaga skin barrier kamu.