14 August 2023 17:26 WIB

By Ayu Phramesti

159 Views

Indonesia Memasuki Puncak Musim Kemarau Kering: Memahami Perbedaan Kulit Kering dan Dehidrasi serta Cara Mengatasinya

Menurut BMKG, kita akan menghadapi puncak musim kemarau yang terjadi bersamaan dengan El Nino, diprediksi terjadi pada bulan Agustus hingga September dalam waktu dekat. Hal ini menyebabkan perubahan suhu dan kelembapan udara yang rendah yang dapat membuat kulit kita lebih rentan menjadi kering dan dehidrasi. Tapi tahu nggak sih perbedaan antara kulit kering dan kulit dehidrasi? Meskipun keduanya memiliki beberapa kesamaan, penyebabnya berbeda, dan oleh karena itu, perawatannya pun berbeda.

 

Persamaan Kulit Kering dan Dehidrasi

 

Akan semakin memburuk pada cuaca yang dingin dan kering

Dapat Menyebabkan Kulit Bersisik.

Dapat Diatasi dengan Pelembap dan Produk Perawatan Kulit Lainnya.

 

Perbedaan Kulit Kering dan Dehidrasi

 

Kulit Kering

Kulit Dehidrasi

Karena kurangnya sebum (minyak alami kulit)

Karena kurangnya air dan sering terjadi karena TEWL (Transpepidermal Water Loss) yaitu hilangnya air (menguap) melalui lapisan epidermis

Karena genetik/keturunan, sehingga kondisi ini terjadi secara konstan dan terus menerus

Kondisi yang sementara

Terasa kering hingga ke seluruh tubuh termasuk tangan dan kaki

Terasa kering namun dapat juga terasa berminyak sekaligus secara bersamaan

Rentan terhadap penuaan dini

Rentan mengalami breakout

Membutuhkan product yang berbasis minyak atau lebih rich

Membutuhkan product yang berbasis air dan menarik air



Bagaimana Mengatasi Kulit Kering dan Dehidrasi?

Kulit kering membutuhkan produk berbasis minyak yang dapat mempertahankan kelembaban yaitu bersifat emolien dan oklusif sementara kulit dehidrasi membutuhkan produk yang dapat menarik air yaitu humektan. Apakah itu humektan, emolien dan oklusif?



  • Humektan 

Humektan adalah bahan yang dapat menarik air ke dalam sel kulit agar kulit dapat tetap terhidrasi. Umumnya humektan memiliki karakter dapat mengikat air, menyerap dengan cepat dan terasa ringan. Sifat humektan inilah yang sangat dibutuhkan bagi kamu yang memiliki kulit dehidrasi. Contoh humektan yang biasanya digunakan adalah hyaluronic acid, gliserin, sorbitol, urea, dan propilen glikol.

 

  • Emolien 

Lipid secara alami terdapat di dalam kulit untuk mempertahankan kelembaban. Namun, terkadang lipid di dalam kulit tidak cukup sehingga hidrasi di dalam kulit menguap. Emolien bertugas mengisi ruang atau celah di antara sel-sel kulit yang tidak memiliki lipid sehingga mempertahankan hidrasi agar tidak cepat menguap serta membuat kulit terasa lembut seketika. Sifat Emolien ini sangat dibutuhkan apabila kamu memiliki kulit kering. Emolien pada umumnya bersifat minyak yang ringan seperti pada mineral oil dan plant oil (Rosehip Oil, sunflower oil, jojoba oil), Silikon  (Dimethicone, Cyclomethicone), Shea Butter, caprylic/capric triglyceride, squalane, isopropyl isostearate, lanolin, dan ceramides. Namun jika kamu memiliki jenis kulit berminyak yang ingin mempertahankan kelembaban kulit, emolien yang bersifat minyak ini kurang disukai karena akan terasa berat dan berisiko menyumbat pori-pori. Sehingga sebagai alternatifnya kamu dapat menggunakan produk mengandung gliserin yang sebenarnya juga bersifat emolien namun berbasis air.

 

  • Oklusif 

merupakan bahan yang sangat tidak suka air (hidrofobik) dan akan membentuk lapisan di atas kulit dengan tujuan untuk menghalangi atau memperlambat hilangnya/ menguapnya air dari dalam kulit. Bahan yang bersifat oklusif ini lebih berat namun sangat cocok untuk jenis kulit yang sangat kering dan tidak cocok untuk kulit berminyak.

Bahan-bahan yang bersifat oklusif contohnya adalah minyak hidrokarbon dan wax, seperti petrolatum, minyak mineral, parafin, carnauba, dan wax candelilla. 

 

Kelembaban Indonesia secara keseluruhan masih >60% sehingga secara umum produk yang ringan namun dapat melembabkan masih lebih disukai. Dew This merupakan Essence Toner Touch Me Beauty yang dapat menjadi solusi untukmu yang saat ini mengalami dehidrasi dan kulit kering sekaligus, namun masih nyaman digunakan dengan iklim Indonesia yang tropis. Dew This mengandung Sodium Hyaluronate 2,5% yang dapat mengikat air sehingga menjaga hidrasi kulit dan Glycerin 2% yang dapat bersifat sebagai emolien sehingga mempertahankan kelembaban kulitmu. Dew This Essence Toner diformulasikan dengan 7X Soothing Power Actives dan 6X Hydration Power Combo. Bahan-bahan apa sajakah di dalam 7X Soothing Power Actives dan 6X Hydration Power Combo dari Dew This?